Kamis, 24 Desember 2009

DAPATKAN KARTU ANGGOTA EXLUSIVE


Dapatkan Kartu Anggota Exlusive GRATISSS.... Bagi 200 Alumni PKM yang bersedia mengisi form BIODATA ALUMNI.

Dimana Alumni bisa dapatkan Kartu Anggota ini..?

Bagi anda yang tercatat sebagai Alumni Pendidikan Kader Muballigh KODI silahkan mengisi Biodata Alumni yang bisa anda dapatkan di Sekretariat FORKA PKM di Kantor KODI Jakarta Islamic Center Jl. Kramat Jaya, Jakarta Utara.

Atau anda download Form digitalnya di sini, kemudian anda print out dan isi formnya kemudian kirimkan lewat pos ke alamat Jl. Kramat Jaya Gg. VIII Blok. i, Rt.002/01 No. 24 Tugu Utara 14260. Jangan lupa sertakan pas photo ukuran 3x4 dan juga sertakan perangko balasan bagi anda yang ingin kartu anggotanya dikirim via pos.

untuk info lebih hubungi 0856 9759 0911 a/n Windi Iskandar


Selasa, 22 Desember 2009

Halaqoh & Workshop Dakwah FORKA PKM

Laporan Kegiatan Halaqoh Dan Workshop Dakwah
Forum Komunikasi Pendidikan Kader Muballig (FORKA PKM)
15 s/d 17 Desember 2009 Wisma Putragus Cisarua – Bogor

(ditulis oleh: Windi Iskandar/Bid.INFOKOM)

Tema : Reaktualisasi Dakwah Untuk Menjawab Tantangan Dakwah Masa Kini


Segala puji bagi Allah dan tidak ada daya serta upaya kecuali datangnya dari Allah sehingga kegiatan Halaqoh Dan Workshop Dakwah ini sukses berjalan dengan lancar.

Kegiatan Halaqoh Dan Workshop Dakwah di mulai pada tanggal 15 Desember 2009 pukul 13.00 wib dengan registrasi peserta di kantor KODI – DKI JAKARTA kemudian meluncur ke lokasi kegiatan di Wisma Putragus Cisarua – Bogor dan tiba disana pukul 17.00 wib.
Pukul 20.00 wib Halaqoh Dan Workshop Dakwah mulai dilaksanakan bertempat di ruang seminar Wisma Putragus, Acara dibuka dengan laporan Ketua Panitia yang disampaikan oleh Bapak. Drs. Dwi Prajaya. Dalam kegiatan ini dilaporkan bahwa undangan dihadiri oleh 70 orang Alumni PKM yang mewakili 16 angkatan mereka, Ketua KODI (diwakili oleh Bapak. Endang Basri Ananda), Staff KODI dan tentunya pengurus FORKA PKM.
Halaqoh Dan Workshop Dakwah ini menghadirkan 4 orang nara sumber yang masing-masing akan berbicara di dua tema,

Tema Pertama: “Reaktualisasi Dakwah dalam Menjawab Tantangan Dakwah Masa Kini” menghadirkan:

1. KH. Drs. Nuril Huda (LDNU)
2. Drs. M. Sukriyanto, M.Hum (MTDK Muhammadiyah)

Tema Kedua: “Urgensi & Revitalisasi Organisasi Alumni PKM KODI DKI” menghadirkan:

1. Dsr. Endang Basri Ananda (Direktur PKM)
2. M. Latief, S.Ag, M.Pdi


Kata sambutan juga disampaikan oleh Ketua FORKA PKM Bapak. Utsman Rasyid, LC.
Kata sambutan dan sekaligus membuka acara Halaqoh Dan Workshop Dakwah disampaikan oleh Bapak. Endang Basri Ananda selaku Direktur PKM dan mewakili Ketua KODI.

Dalam makalah yang disampaikan KH. Drs. Nuril Huda beliau memaparkan tentang akhlak muballigh. Menurut beliau metodologi tabligh amatlah penting guna meraih kesuksesan dakwah masa kini.

Drs. M. Sukriyanto, M.Hum dalam makalahnya menyampaikan beberapa poin penting tentang tantangan dakwah masa kini diantaranya:

• Kemerosotan akhlak seperti korupsi, narkoba, kemaksiatan, konflik antar etnis, pelajar, mahasiswa, kampung penjualan anak, kaum perempuan.
• Kemiskinan (sekitar 15 % = sekitar 1,8 juta), pengangguran, keterbelakangan dan kebodohan
• Dampak perubahan politik (orba à reformasi ; golkar – PDI à demokrat)
• Kerusakan lingkungan (hutan, lautan, flora dan fauna punah)

Dalam makalahnya beliau memaparkan beberapa solusi diantaranya :
Penguatan Sumber Daya Islam yang mencakup:

• Kuantitas, yaitu untuk memelihara dan merevitalisasi gerakan dakwah maka diperlukan lebih banyak lagi Da`I dan Muballigh dengan tebaran yang seimbang.
• Kafa`ah, yaitu memperbanyak jenis sumber daya yang dimiliki yang mencakup segala bidang seperti wirausahawan, negarawan, tenaga medis, serta para ahli dibidang pertanian, perternakan, informasi dan komunikasi.
• Sarana dan Prasarana, seperti membangun lebih banyak lagi Ponpes, Madrasah, Sekolah dan Universitas.
Pembangunan jaringan komunikasi lewat stasiun tv, radio, website.
Kegiatan hari pertama selesai pukul 22.00 wib.



Agenda hari kedua tanggal 16 Desember 2009 adalah workshop dengan tema “Urgensi & Revitalisasi Organisasi Alumni PKM KODI DKI”, acara di mulai pukul 08.00 wib.
Bertindak sebgai pembicara pertama Bapak. H. Endang Basri Ananda, beliau menyoroti pentingnya meninjau kembali sendi-sendi organisasi demi menvitalkan kembali organisasi. Adapun yang dimaksud sendi-sendi organisai dalm hal ini adalah:

• Visi
• Misi
• Arah
• Strategi
• Management.

Kelima poin inilah yang beliau anggap penting untuk mewujudkan revitalisasi Organisasi.
Bertindak sebagai pembicra kedua Bapak M. Latief, S.Ag, M.Pdi, dalam makalahnya beliau mengajak meninjau kembali tujuan dari penyelenggarakan Pendidikan Kader Muballigh. Dalam makalahnya juga dipaparkan tentang problematika alumni, Peranan alumni serta manfaat institusi alumni.
Terakhir dalam makalahnya beliau mencoba menidentifikasikan masalah FORKA yang nantinya poin inilah yang menjadi rujukan para peserta dalam melakukan diskusi dan rekomendasi pada sesi berikutnya.
Workshop pada sesi ini selesai pada pukul 12.00 wib.




Pukul 14.00 setelah isoma workshop dimulai lagi dengan sesi Diskusi dan Rekomendasi.
Peserta workshop di bagi menjadi dua kelompok.
Kelompok Pertama membahas “Revitalisasi Komunikasi Antar Alumni” yang mencakup poin-poin berikut:

• Keberadaan alumni yang tersebar dan tidak memiliki ikatan akademik.
• Senioritas angkatan
• Belum adanya peta potensi alumni berdasarkan profesi dan sasaran pembinaan
• Sosialisasi FORKA yang kurang maksimal kepada calon alumni, masyarakat dan pemerintah

Dan dari diskusi dilakukan oleh Kelompok pertama dihasilkan beberapa rekomendasi diantaranya:

• Penunjukan Korwil Sejabotabek.
• Pendataan ulang alumni.
• Memperjelas sosialisasi FORKA internal dan eksternal.
• Membuat kartu anggota.
• Halaqoh Muzakaroh berkala.

Kelompok Kedua membahas “Revitalisasi Program” yang mencakup poin-poin berikut:

• Kecenderungan FORKA yang dependen terhadap KODI
• Fokus kegiatan yang belum nampak, kecil strategis tapi rutin pasti menjadi besar menggurita.
• Progresifitas pengurus FORKA yang belum muncul
• Tidak adanya issu bersama yang menyatukan perhatian alumni.

Dan dari diskusi dilakukan oleh Kelompok kedua dihasilkan beberapa rekomendasi diantaranya:

• Menyelenggarakan bazar amal.
• Menyelenggarakan pelatihan untuk alumni dalam rangka pemberdayaan.
• Melakukan safari dakwah kedaerah bencana.
• Pelatihan jurnalistik.
• Resufle kepengurusan.
• Menjalin kerja sama dengan instansi.

Sesi diskusi dan rekomendasi selesai pukul 17.00 wib.

Pukul 20.00 wib setelah isoma acara dilanjutkan oleh sidang tanggapan rekomendasi oleh pengurus FORKA.
Dari sidang dimaksud disepakati beberapa usulan program yang akan dilaksanakan di tahun anggaran 2010 diantaranya:

• Pelatihan Jurnalistik untuk alumni.
• Pelatihan Jenazah
• Pelatihan Multimedia
• Halqoh bulanan
• Pendataan ulang Alumni
• Database masjid, musholla dan majelis taklim.
• Pembuatan Kartu Anggota FORKA.

Sidang selesai pukul 23.00 wib kemudian disambung dengan upacara penutupan yang ditutup oleh Bapak. Endang Basri Ananda, dengan demikian selesailah rangkaian acara halaqoh dan workshop dakwah Forum Alumni PKM.
Tanggal 17 Desember 2009 pada pukul 08.00 wib dilakukan ramah tamah antar alumni serta networking guna menjalin silaturahmi dari keenam belas angkatan alumni.
Tepatnya pukul 10.00 wib para peserta meluncur kembali ke Jakarta dan tiba di kantor KODI pukul 15.00 wib.


Jakarta 19 Desember 2009


Dwi Prajaya
Ketua Panitia

Jumat, 13 November 2009

Halaqoh & Workshop Dakwah FORKA PKM; 15 s/d 17 Des 09

UNDANGAN



Diberitahukan kepada segenap alumni PKM, bahwa FORKA PKM akan melaksanakan kegiatan Halaqoh & Workshop Dakwah FORKA PKM pada tgl 15 s/d 17 Des 2009 di Villa Putragus Cisarua-Bogor.
Bagi para alumni PKM yang berminat ikut sebagai peserta, diharapkan untuk segera meregristasikan dirinya ke:
0856 9759 0911 c/p Windi Iskandar.

Karena keterbatasan jumlah peserta, maka kami himbau untuk segera meregistrasikan diri.

Minggu, 23 Agustus 2009

Marhaban Yaa Ramadhan

Segenap jajaran pengurus Forum Komunikasi PKM - KODI
Mengucapkan
Selamat menjalani ibadah puasa, semoga Ramadhan dapat mendidik kita menjadi orang yang bertaqwa.

Jumat, 27 Maret 2009

Turut Berduka Cita atas meninggalnya Bpk. H.M. Djauhari

Kami segenap jajaran pengurus dan anggota

FORUM ALUMNI KADER MUBALLIGH - KODI DKI JAKARTA (FORKA PKM)

turut berduka cita atas meninggalnya

Bpk. H.M. Djauhari
(Direktur PKM)



semoga amal ibadah beliau diterima disisi Allah SWT, dan bagi segenap keluarga yang ditinggalkannya diberikan kesabaran dan kelapangan dada atas kepergiannya

Minggu, 01 Maret 2009

Rihlah Ilmiah FORKA PKM, Ponpes Azzaytun

Bismillah,



Setelah mundur dari jadwal yang telah ditentukan, akhirnya Rihlah Ilmiah FORKA PKM terwujud juga. Rihlah ini adalah bagian dari rangkaian kegiatan tahunan FORKA PKM dalam rangka pembinaan dan koordinasi terhadap para alumni PKM yang tersebar di JABODETABEK.
Tema rihlah kali ini adalah "Berdakwah Dengan Mengedepankan Tabayun", adapun objeknya adalah Ponpes Azzaytun di Heurgelis - Indramayu - Jabar. Objek diambil berkenaan dengan santernya berita tentang kontroversi Ponpes Azzaytun dikalangan muslim indonesia semenjak berdirinya tahun 1999 silam.


Setelah registrasi peserta selesai, jam 07.45 rombongan mulai meluncur meninggalkan Jakarta menuju Indramayu Jawa Barat, perkiraan waktu yang diakomodasikan panitia adalah 4 s/d 5 jam perjalanan, jadi insya Allah sampai di tujuan tepat pada waktu dzuhur.
5 jam makan waktu perjalanan bukanlah waktu yang singkat, akan sangat membosankan jika tidak digunakan untuk bertatakramah atau networking sesama alumnus yang ikut dalam rombongan. Dan pada intinya memang itulah fungsi FORKA PKM yaitu menganggendakan kegiatan-kegiatan seperti rihlah kali ini.


Alhamdulillah bus rombongan tiba dengan selamat di lokasi sekitar jam 2 siang, molor dari waktu yang telah ditentukan. Panitia segera melakukan koordinasi dengan pihak ponpes azzaytun, setelah selesai rombongan digiring menuju aula guna melakukan audensi dengan perwakilan ponpes Azzaytun. Suasan audensi cukup hangat walaupun hujan turun cukup deras saat itu,
salah satu pertanyaan yang membuat suasana menghangat adalah pertanyaan keterkaitan Azzaytun dengan NII serta kebenaran berita tentang adanya presiden dan mentreri-menteri versi Azzaytun, tak lupa isu seputar pendanaan Azzaytun yang melibatkan beberapa orang penting di negara ini.

Setelah isoma rombongan mulai diajak menelusuri komplek ponpes Azzaytun yang sangat luas tersebut, karena waktu kami tidak cukup banyak maka panitia sepakat memilih lokasi-lokasi penting saja seperti, Masjid Azzaytun, Asrama siswa dan Laboratorium Komputer.


Masjid yang konon bergaya kesultanan brunai ini belum juga rampung semenjak 2004, pembangunan yang telah selesai sekitar 60% dan sisanya 40% lagi dikalkulasikan akan memakan biaya sekita 200 milyard lagi.


Yang sangat mengagumkan adalah laboratorium komputer, katanya laboratorium ini adalah laboratorium komputer yang terbesar di Asia. Bukanlah sebuah omong kosong jika ketika audensi perwakilan ponpes menyatakan bahwa output Azzaytun adalah "The Best Human Material" karena memang siswa setingkat SD disana sudah diajarkan Program ISDL komputer. Belum lagi bicara kedisiplinan yang diterapkan disana.

Sayang waktu kami terbatas, rombongan harus bertolak kejakarta meskipun belum semua misteri Azzaytun bisa dilihat. Kurang lebih jam 16.30 kami meninggalkan Azzaytun kembali ke Jakarta dan tiba di JIC sekitar pukul 22.00 wib, fuihhh....rihlah yang melelahkan semoga saja menambah ilmu pengetahuan..



windie

Jumat, 27 Februari 2009

Rihlah Ilmiah Forka PKM

Diberitahukan kepada segenap alumni PKM, bahwa FORKA PKM akan melaksanakan kegiatan Rihlah Ilmiah ke Ponpes Azzaitun pada tgl 28 Feb 2009 dengan ketentuan sebagai berikut:

¤ Rihlah dilaksanakan pada 28 Feb 2009.
¤ Peserta rihlah adalah Alumni PKM yang telah diregistrasikan lewat telpon.
¤ Peserta diharapkan mengenakan almamater PKM.
¤ Berangkat dari JIC Jakut jam 7.00 wib, peserta harap datang sebelumnya untuk breefing.
¤ Informasi hubungi 0856 9759 0911 c/p Windi Iskandar.

Bagi alumni PKM yang belum berkesempatan ikut serta dalam acara ini kami ucapkan maaf karena keterbatasan biaya dan tempat juga terputusnya kontak, maka untuk yang terakhir kami harapkan para alumni agar mengirimkan no telepon kepada kami agar dapat kami hubungi jika ada kegiatan lainnya.

Terima kasih.